mengenali data referensi dalam sebuah karya ilmiah

MAKALAH

Makalah à salah satu jenis karangan ilmiah.

Salah satu tujuan pokok penulisan makalah adalah untuk meyakinkan pembaca bahwa topik yang ditulis dengan dilengkapi penalaran logis dan pengorganisasian yang sistematis memang perlu diketahui dan diperhatikan.

Ciri :   ¤ objektif                   Þ tidak memihak

¤ faktual                    Þ apa adanya

¤ logis                        Þ ada hubungan antarbagian

¤ sistematis                Þ runtut

Kriteria makalah baik/buruk:

n  Topik yang dibahas

n  Kejelasan tujuan pembahasan

n  Kelogisan pembahasan, dan

n  Kejelasan pengorganisasian pembahasaannya

Jenis :  ¤ deduktif

(penulisannya didasarkan pada kajian teoritis (pustaka) yang relevan dengan masalah yang dibahas)

¤ induktif

(penulisannya didasarkan data empiris dari lapangan yang relevan dengan masalah yang dibahas)

¤ campuran

(penulisannya didasarkan pada kajian teoritis digabungkan dengan data empiris yang relevan dengan masalah yang dibahas.

 

Jenis makalah deduktif yang paling banyak digunakan.

Dari segi jumlah halaman:

n  makalah panjang, jika >20 halaman

n  makalah pendek, jika <20 halaman

sistematika makalah

 

Bagian Awal

 

            Halaman Sampul

Daftar Isi (jika >20 halaman)

Daftar Tabel dan Gambar (jika ada)

Bagian Inti

 

Pendahuluan

Latar Belakang Penulisam

Masalah atau Topik Bahasan

Tujuan Penulisan Makalah

Teks Utama

Penutup

Bagian Akhir

Daftar Rujukan

Lampiran (jika ada)

Langkah-langkah :

Hasil akhir

Topik

Kerangka karangan

Bahan

Draft

1                                                           3                          4

Revisi

2                                                                                          5

 

Keterangan :

1)      pembatasan topik dengan mempertimbangkan manfaat, daya tarik, kemampuan menyelesaikan, dan kesempatan menyelesaikan

2)      tujuan, daftar subtopik, seleksi subtopik, susun subtopik

3)      pustaka (jurnal, majalah, laporan penelitian), pendapat ahli, pengamatan, eksperimen, dsb.

4)      proses penulisan, konsultasi, judul, ujian

5)      siap dibukukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Sampul Makalah

 

 

BENTUK KESALAHAN DALAM BUKU PELAJARAN

BAHASA INDONESIA UNTUK SEKOLAH DASAR

 

 

 

 

 

MAKALAH

Untuk memenuhi tugas matakuliah

Analisis Kesalahan Berbahasa

yang dibina oleh Bapak Drs. Imam Agus Basuki, M.Pd

 

 

 

 

 

 

Oleh

Agnes Monica

103211464632

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS SASTRA

JURUSAN SASTRA INDONESIA

November 2009

Contoh Daftar Isi yang Peringkat Judul Subbabnya Ditandai dengan Huruf yang Berbeda (Alternatif 1)

Daftar isi ini untuk makalah panjang >20 halaman

 

DAFTAR ISI

 

  Halaman

ABSTRAK ……………………………………………………………………………………………………..                    i

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………………..                    ii

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………………..                    iii

DAFTAR TABEL ……………………………………………………………………………………………                    iv

DAFTAR GAMBAR ……………………………………………………………………………………….                    v

DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………………………………………………….                   vi

BAB I      PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah ……………………………………………………………………..              1
  2. Rumusan Masalah ………………………………………………………………………………             3
  3. Tujuan Penulisan ………………………………………………………………………………..             5
  4. Hipotesis Penelitian …………………………………………………………………………….             7
  5. Kegunaan Penelitian ……………………………………………………………………………             9
  6. Asumsi dan Keterbatasa Penelitian ……………………………………………………….             12
  7. Ruang Lingkup Penelitian ……………………………………………………………………             14
  8. Definisi Istilah ……………………………………………………………………………………             16

BAB II    KAJIAN PUSTAKA

  1. Perolehan Belajar ………………………………………………………………………………               18
  2. Motivasi Berprestasi ………………………………………………………………………….               26
  3. Motivasi Berprestasi dan Perolehan Belajar ………………………………………….               38
  4. Gaya Kognitif dan Perolehan Belajar ……………………………………………………             44

BAB III   METODE PENELITIAN

  1. Rancangan Penelitian ………………………………………………………………………….             56
  2. Populasi dan Sampel …………………………………………………………………………..             61
  3. Instrumen Penelitian …………………………………………………………………………..              68
  4. Pengumpulan Data ……………………………………………………………………………..             77
  5. Analisis Data ………………………………………………………………………………………            80

BAB IV   HASIL PENELITIAN

…………………………………………………………………………………………………………                    85

…………………………………………………………………………………………………………                    90

…………………………………………………………………………………………………………                    96

Sistematika Penulisan Makalah Pendek

TAKSONOMI PENGAJARAN

 

Judul artikel (berperingkat 1) ditulis dengan huruf kapital semua, bold, dan dietakkan di tengah. Jarak antara judul artikel dengan teks di bawahnya adalah 4 spasi.

METODE PENGAJARAN

Judul bagian ini termasuk peringkat 2, ditulis dengan huruf kapital semua, bold, dan ditempatkan rata tepi kiri.

Strategi Penyampaian Pengajaran

Judul subbab ini termasuk peringkat 3, ditulis dengan huruf kapital-kecil, bold, dan ditempatkan rata tepi kiri.

Media Pengajaran

Judul subbab ini berperingkat 4, ditulis dengan huruf kapital-kecil, bold, rata tepi kiri dan dicetak miring.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengenali identitas referensi dan memilih bahan tulisan

Analogi: mengumpulkan bahan tulisan = mengumpulkan bahan bangunan untuk membuat rumah.

Banyaknya bahan ditentukan oleh bentuk dan tujuan penulisan.

Dalam tulisan ilmiah, bentuk tulisan yang relevan adalah tulisan ekspositori/eksposisi yang bertujan menjelaskan konsep dan gagasan secara terperinci. Bahan-bahan tulisan dapat digali dari sumber-sumber dokumen, baik berupa buku, jurnal, majalah, koran, maupun informasi yang diakses melalui internet.

Cara menelaah buku yang telah ditemukan

Ada cara yang dapat dilakukan, yakni cara daftar isi. Teknik daftar isi, misalnya Masalah Peningkatan Gairah Belajar di Perguruan Tinggi. Judul buku Belajar di Perguruan Tinggi. Langkah yang ditempuh (1) membuka daftar isi, (2) mencari bab dan subbab yang membahas hal belajar, misalnya ditemukan di bab II, (3) membaca dengan cermat bab II yang  berkaitan dengan masalah belajar, dan bab lain diabaikan.

 

 

MENULIS KUTIPAN

 

  1. 1.    Kutipan langsung
  • Kutipan diambil langsung sesuai aslinya

 

  1. a.        Kutipan pendek
  • Kutipan berisi <40 kata atau lima baris
  • ditulis di antara tanda kutip (”…”) sebagai bagian yang terpadu dalam teks utama
  • diikuti nama penulis, tahun, dan nomor halaman

contoh:

Hamdan (2000:23) menyimpulkan ”ada hubungan yang erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar”. à nama pengarang disebut di awal kutipan

Nama penulis disebut bersama dengan tahun penerbitan dan nomor halaman.

Contoh:

kesimpulan dari penelitian tersebut adalah ”ada hubungan yang erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar” (Soekamto, 1990:13).   à nama pengarang disebut di akhir kutipan

Jika ada tanda kutip dalam kutipan, digunakan tanda kutip tunggal (’…’).

Contoh:

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah ”terdapat kecenderungan semakin banyak ’campur tangan’ pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkantoran” (Haris, 1999:12).

  1. b.        Kutipan panjang
  • Kutipan berisi ≥ 40 kata
  • Ditulis tanpa tanda kutip dan terpisah dari teks yang  mendahului
  • Ditulis 1,2 cm dari garis tepi sebelah kiri dan kanan dan diketik dengan spasi tunggal
  • Nama penulis, tahun, tanpa/dengan nomor halaman

Contoh:

Annabhani (1993:46) menarik kesimpulan sebagai berikut.

Hendaknya setiap muslim maupun negara dalam menjalankan seluruh aktivitasnya menyesuaikan diri dengan perintah-perintah Allah dan larangan-larangan-Nya. Negara adalah pihak yang mengatur seluruh urusacn rakyat dan melaksanakan aktivitasnya sesuai dengan perintah-perintah Allah dan larangan-larangan-Nya. Inilah yang melahirkan ketenangan bagi setiap muslim. Jadi, kebahagiaan itu bukan sekedar memuaskan kebutuhan jasmani dan mencari kenikmatan, melainkan mendapatkan keridlaan Allah SWT.

2.  Kutipan Tidak Langsung

  • Kutipan dikemukakan dengan bahasa penulis sendiri
    • Ditulis tanpa tanda kutip dan terpadu dalam teks
    • Nama penulis, tahun, tanpa/dengan nomor halaman

Contoh:

  • Hafidz (2000:14) memandang bahwa hanya kepemimpinan Islam yang layak bagi manusia karena kesesuaiannya dengan fitrah dan akal manusia. Selain kepemimpinan Islam, yaitu kepemimpinan Kapitalisme dan Sosialisme, adalah salah. Hanya kepemimpinan Islam saja yang benar dan satu-satunya yang akan berhasil mengatur kehidupan manusia.
  • Hanya kepemimpinan Islam yang layak bagi manusia karena kesesuaiannya dengan fitrah dan akal manusia. Selain kepemimpinan Islam, yaitu kepemimpinan Kapitalisme dan Sosialisme, adalah salah. Hanya kepemimpinan Islam saja yang benar dan satu-satunya yang akan berhasil mengatur kehidupan manusia (Hafidz, 2000:14).

3.  Kutipan dalam kutipan

Hasan (dalam Handono,1998:23) menjelaskan ….

Menulis Daftar Rujukan

 

Daftar rujukan adalah daftar yang berisi buku, makalah, artikel, atau bahan lainnya yang dikutip baik secara langsung maupun tidak langsung. Semua bahan yang dikutip secara langsung maupun tidak langsung dalam teks harus dicantumkan dalam daftar rujukan.

Unsur-unsur yang ditulis dalam daftar rujukan secara berturut-turut meliputi:

  • nama penulis ditulis dengan urutan:  nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik
    • tahun penerbitan
    • judul, termasuk anak judul (subjudul)
    • kota tempat penerbitan
    • nama penerbit

Jika penulisnya lebih dari satu, cara penulisan namanya sama dengan penulis pertama.

Jika sumber yang dirujuk ditulis oleh tim, maka semua nama penulisnya harus dicantumkan dalam daftar rujukan.

Teknik Penulisan Daftar Pustaka

 

1)         Rujukan dari buku/literatur

  • Nama penulis diakhiri tanda titik
  • Tahun terbit
  • Judul buku ditulis miring dengan huruf kapital di setiap awal kata, kecuali kata hubung
  • Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan titik dua (:)

Contoh:

Chaer, Abdul. 2006. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Jika ada beberapa buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan diterbitkan dalam tahun yang sama pula, maka data tahun penerbitan diikuti lambang a, b, c, dan seterusnya yang urutannya disusun berdasarkan abjad judul buku-bukunya atau secara kronologis.

Contoh:

Koentjaraningrat. 1997a. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

______. 1997b. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

2)        Rujukan dari buku kumpulan artikel

Penulisannya sama seperti merujuk dari buku ditambah tulisan (Ed.) jika ada satu editor dan (Eds.) jika editornya lebih dari satu, di antara nama penulis dan tahun terbit.

Contoh:

Aminuddin (Ed.). 1990. Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra. Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3.

3)        Rujukan dari artikel dalam buku kumpulan artikel (ada editornya)

Nama penulis. Tahun terbit. Judul artikel. Nama editor (Ed.) atau (Eds.), judul buku kumpulannya dengan huruf miring (nomor halaman). Kota penerbit: Nama penerbit.

 

Contoh:

Monica, Agnes & Habibi, B.J. 1999. Karakteristik Penelitian Kualitatif. Dalam Aminuddin (Ed.), Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra (hlm. 12-25). Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3.

4)        Rujukan dari artikel dalam jurnal

Nama, tahun, judul artikel ditulis cetak biasa dan huruf kapital pada setiap awal kata. Nama jurnal ditulis miring dan huruf awal pada setiap kata ditulis dengan huruf kapital kecuali kata hubung. Lalu berturut-turut ditulis jurnal tahun ke berapa, nomor berapa (dalam kurung), dan nomor halaman dari artikel tersebut.

Contoh:

Hanafi, A. 2009. Partisipasi dalam Siaran Pedesaan dan Pengadopsian Inovasi. Forum Penelitian, 1(1):33-44.

5)        Rujukan dari artikel dalam koran/majalah

Contoh:

Gardner, H. 13 November, 1987. Menyiasati Krisis Listrik Musim Kering. Jawa Pos,

hlm. 6.

6)        Rujukan dari koran tanpa penulis

Contoh:

Jawa Pos. 22 Mei, 2004. Menyelamatkan Pemerintahan, hlm. 4.

7)        Rujukan dari dokumen resmi pemerintah yang diterbitkan oleh suatu penerbit tanpa penulis  dan tanpa lembaga

Contoh:

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 1990. Jakarta: PT Armas Duta Jaya.

8)        Rujukan dari lembaga yang ditulis atas nama lembaga tersebut

Contoh:

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

9)        Rujukan berupa karya terjemahan

Nama penulis asli, tahun penerbitan karya asli, judul terjemahan, nama penerjemah, tahun terjemahan, nama tempat penerbitan dan nama penerbit terjemahan.

Contoh:

Bolton, Michael. 1988. Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan. 1992. Surabaya: Usaha Nasional.

10)    Rujukan dari skripsi, tesis, atau disertasi

Nama penulis, tahun pada sampul, judul skripsi/tesis/disertasi dicetak miring diikuti pernyataan skripsi/tesis/disertasi, nama kota tempat perguruan tinggi, nama fakultas serta nama perguruan tinggi.

Contoh:

Pangaribuan, Edo. 20. Perkembangan Kompetensi Kewacanaan Pembelajar Bahasa Inggris di LPTK. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.

11)    Rujukan dari makalah yang disajikan dalam seminar, penataran, atau lokakarya.

Nama penulis, tahun, judul makalah ditulis miring, diikuti pernyataan ”Makalah disajikan dalam…”, nama pertemuan, lembaga penyelenggara, tempat penyelenggaraan, dan tanggal serta bulannya.

Contoh:

Huda, N. 2004. Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal. Makalah disajikan dalam Lokakarya Penelitian Tingkat Dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan IX, Pusat Penelitian Universitas Negeri Malang, Malang, 12 Juli.

12)    Rujukan dari internet berupa karya individual

Nama penulis, tahun, judul karya dicetak miring dengan diberi keterangan dalam kurung (Online), dan diakhiri alamat sumber rujukan, keterangan kapan diakses, diantara tanda kurung.

Contoh:

Hitchcock, S. & Hall, W. 2006. A Survey of STM Online Journals, 1990-1995: The Calm before the Storm, (Online), (http://journal.ecs.soton.ac.uk/survey/survey.html, diakses

12 Juni 2007).

13)    Rujukan dari internet berupa artikel dari jurnal

Contoh:

Kumaidi. 1998. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), Jilid 5, No. 4, (http://www.malang.ac.id, diakses 3 Mei 2009).

14)    Rujukan dari internet berupa bahan diskusi

Contoh:

Wilson, D. 20 November 1995. Summary of Citing Internet Sites. NETTRAIN Discussion List, (Online), (NETTRAIN@ubvm.cc.buffalo.edu, diakses 22 November 1995).

15)    Rujukan dari internet berupa email pribadi

Contoh:

Davis, A. (a.davis@uwts.edu.au). 10 Juni 1998. Learning to Use Web Authoring Tools.

E-mail kepada Alison Hunter (huntera@usq.edu.au).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: